Friday, December 28, 2018

Cara Menyusui Anak dengan Benar

Meskipun menyusui merupakan sebuah hal yang alami, namun tak jarang ibu mengalami kesulitan saat melakukannya. Jangan buru-buru berkecil hat saat anda merasa kesusahan, karena dengan mempraktikkan beberapa langkah Cara menyusui yang benar, maka proses menyusui akan lebih mudah bagi ibu dan bayi. Air susu ibu (ASI) mengandung lebih dari 200 nutrisi yang sempurna untuk memenuhi segala kebutuhan gizi pada bayi. Seiring dengan tumbuh kembang si kecil, kandungan nutrisi di dalam ASI juga akan menyesuaikan dengan kebutuhan anak. Memberikan ASI eksklusif pada anak hingga 6 bulan akan menekan risiko terjadinya diabetes, obesitas, asma, serta penyakit infeksi seperti infeksi telinga, radang paru-paru (pneumonia), atau diare. Selain itu, pemberian ASI juga mampu meningkatkan kecerdasan pada sang anak nantinya.

Beberapa hal mengenai cara menyusui anak yang benar berikut, dapat dilakukan agar proses menyusui lebih mudah dan menyenangkan bagi ibu maupun bayi.

1. Ibu dan bayi berada dalam kondisi yang nyaman
Saat menyusu, maka cara menyusui anak yang benar adalah posisi kepala bayi harus lebih tinggi dibandingkan posisi tubuhnya. Hal tersebut dilakukan agar bayi lebih mudah untuk menelan ASI yang di konsumsinya, jangan sampai posisinya terbalik. Nantinya hal tersebut bisa berbahaya untuk bayi anda karena akan kesulitan saat menelan sehingga bisa menyebabkan bayi tersedak. Untuk mendapatkan posisi seperti itu maka Ibu dapat menyangga dengan tangan maupun mengganjal nya dengan bantal. Kemudian, letakkan hidung bayi sejajar dengan putting karena hal tersebut akan mendorong bayi membuka mulutnya.

2. Mendekatkan bayi ke payudara
Ketika bayi sudah mulai membuka mulutnya dan ingin menyusu, maka cara menyusui anak yang benar selanjutnya adalah ibu harus  dekatkan bayi ke payudara ibu. Tunggu sampai mulut bayi sudah terbuka lebar dengan posisi lidah ke arah bawah. Jika bayi belum melakukannya, maka ibu dapat membimbing bayi dengan cara menyentuh lembut bagian bawah bibir menggunakan puting susu ibu.

3. Perlekatan yang benar
Posisi perlekatan terbaik bayi menyusui yaitu ketika mulut bayi tidak hanya menempel pada putting saja, namun pada juga pada area bawah puting payudara dengan selebar mungkin. Perlekatan ini juga merupakan salah satu syarat penting dalam cara menyusui anak yang benar. Tanda bahwa perlekatan sudah baik yaitu saat ibu tidak merasakan nyeri ketika bayi sedang menyusu dan bayi dapat memperoleh ASI dengan jumlah yang cukup. Hal tersebut dapat dilihat dengan cara mendengarkan saat bayi sedang menelan ASI.

4. Membetulkan posisi bayi
Jika ibu merasa nyeri saat menyusui, maka sebaiknya lepas perlekatan dengan memasukan jari kelingking ke dalam mulut dan letakkan di antara gusi bayi. Gerakan ini akan membuatnya berhenti menyusu sementara Anda bisa menyesuaikan posisi bayi sehingga menerapkan cara menyusui anak yang benar. Kemudian, ibu bisa coba lagi untuk perlekatan dengan cara yang lebih baik. Setelah perlekatan sudah benar, maka umumnya bayi dapat menyusu dengan baik.

Seringkali, untuk mengetahui dan mempraktikkan cara menyusui anak yang benar juga diperlukan latihan selama beberapa waktu. Hingga nantinya ibu dan bayi dapat bekerja sama dengan baik selama proses menyusui terjadi. Bahkan jika diperlukan, ibu menyusui juga dapat meminta saran dan bantuan dari dokter, bidan, atau konsultan laktasi untuk mengetahui cara menyusui dengan benar sehingga tetap  nyaman bagi ibu maupun bayi. Mengingat pentingnya ASI maka sebaiknya ibu memberikannya langsung kepada bayinya. Sehingga nantinya sang bayi bisa mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembangnya.
Designed By