Monday, January 28, 2019

3 Tanda Radang Serviks dan Cara Pencegahannya

Sama seperti jaringan lain pada tubuh, bagian serviks atau leher rahim juga bisa mengalami peradangan. Radang serviks atau servisitis bisa terjadi karena faktor infeksi dan noninfeksi. Jika servisitis ini berlangsung hingga kronis, dapat menyebabkan gangguan kesuburan hingga masalah pada janin bagi ibu hamil. Berikut ini gejala radang serviks serta pencegahannya.

1.Rasa Nyeri pada Panggul dan Perut
Gejala paling umum dari radang serviks adalah adanya rasa nyeri dan tertekan pada bagian panggul terutama saat atau setelah melakukan hubungan intim. Beberapa penderita radang serviks seringkali tidak menyadari kondisinya sampai ia melakukan hubungan seksual. Tidak hanya itu, penderita juga sering merasakan sakit pada bagian punggung.

2. Dispareunia
Dispareunia adalah rasa sakit pada daerah kelamin yang terjadi saat akan, sedang atau setelah melakukan hubungan seksual. Rasa sakit yang muncul umumnya tajam dan kram seperti kram pada saat menstruasi. Tidak hanya di daerah intim rasa sakit ini juga bisa muncul di saluran uretra, kandung kemih dan panggul.

Dispareunia memang dapat disebabkan oleh banyak faktor baik faktor psikis maupun kesehatan. Namun peradangan pada leher rahim atau serviks seringkali menjadi faktor yang paling sering menyebabkan rasa sakit ini.

3. Terjadinya Pendarahan pada Miss V
Gejala selanjutnya yang perlu Anda waspadai adalah saat Miss V mengeluarkan cairan yang tidak biasa atau keputihan dengan warna yang tidak biasa. Pendarahan yang keluar di luar siklus menstruasi juga harus Anda waspadai.

Beberapa penderita radang serviks mengalami Miss V yang berdarah saat berhubungan. Hal ini menunjukkan bahwa ada infeksi atau luka yang terjadi pada leher rahim. Jika gejala ini terjadi pada Anda, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Radang serviks kronis dapat meningkatkan risiko terkena HIV karena luka yang terbuka.

Cara Pengobatan Radang Serviks
Jika Anda mengalami gejala di atas, ada baiknya untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan diagnosa yang tepat. Pengobatan radang serviks sendiri memiliki beberapa tahapan sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahannya.

Jika sertivitis yang terjadi akibat infeksi bakteri dan jamur, obat antibiotik dan antijamur bisa Anda gunakan untuk mengatasinya. Sedangkan untuk radang yang disebabkan oleh virus, obat antiviral bisa menjadi solusi.

Tidak hanya dari infeksi, radang serviks juga dapat terjadi karena gejala alergi atau iritasi dari produk-produk kewanitaan. Anda harus menghentikan pemakaian produk yang menyebabkan iritasi pada leher rahim untuk mencegah sertivitis semakin parah.

Cara Pencegahan Radang Serviks
Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya radang pada leher rahim di antaranya adalah menghindari penggunaan produk-produk kewanitaan yang mengandung parfum. Iritasi yang terjadi pada vagina dan leher rahim dapat menyebabkan radang serviks. Mempraktikkan hubungan seksual yang sehat juga dapat mencegah Anda mengalami sertivitis.

Itulah beberapa gejala radang serviks beserta cara pengobatan dan pencegahannya. Jika Anda merasakan nyeri atau tidak nyaman di daerah intim, ada baiknya untuk langsung berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda. Memperhatikan kebersihan Miss V juga dapat mencegah dari berbagai penyakit yang mengancam Anda.
Designed By